Universitas Advent Surya Nusantara - Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 - Kampus ini adalah kampus Nasional dan terbuka untuk umum - 10 Pendaftar pertama akan mendapatkan Laptop GRATIS - Hubungi nomor kontak kami - Jurusan tersedia: Sistem Informasi - Ilmu Komputer - Ilmu Gizi - Akuntansi - Keperawatan - Filsafat.

REPOSITORY

ANALISIS RASIO PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT. MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TBK TAHUN 2021 – 2024

PENULIS

Jelita Gorat

TANGGAL

12 Juni 2026

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Medco Energi Internasional Tbk selama periode 2021–2024 dengan menggunakan rasio profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis dilakukan dengan menghitung dan membandingkan rasio keuangan perusahaan dengan rata-rata industri sektor energi. Rasio yang digunakan meliputi Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE) untuk mengukur profitabilitas; Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), dan Cash Ratio untuk mengukur likuiditas; serta Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER) untuk mengukur solvabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja profitabilitas perusahaan mengalami fluktuasi, di mana Net Profit Margin cenderung membaik dan berada di atas rata-rata industri pada tahun 2022–2024, sementara ROA dan ROE masih berada di bawah rata-rata industri. Kinerja likuiditas perusahaan berada dalam kondisi cukup baik, meskipun masih menunjukkan adanya fluktuasi dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Sementara itu, kinerja solvabilitas menunjukkan tingkat utang yang relatif tinggi, namun mengalami tren penurunan yang mencerminkan adanya perbaikan dalam struktur permodalan. Secara keseluruhan, kinerja keuangan PT. Medco Energi Internasional Tbk selama periode penelitian tergolong cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan dalam efisiensi penggunaan aset serta pengelolaan struktur modal agar lebih optimal dan berkelanjutan.