Universitas Advent Surya Nusantara - Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 - Kampus ini adalah kampus Nasional dan terbuka untuk umum - 10 Pendaftar pertama akan mendapatkan Laptop GRATIS - Hubungi nomor kontak kami - Jurusan tersedia: Sistem Informasi - Ilmu Komputer - Ilmu Gizi - Akuntansi - Keperawatan - Filsafat.

REPOSITORY

ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN PROFITABILITAS DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PT ABM INVESTAMA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA PERIODE 2022-2024

PENULIS

Anriko Malau

TANGGAL

12 Juni 2026

ABSTRAK

Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang sangat penting dalam menilai kinerja keuangan suatu perusahaan. Kinerja keuangan dapat diukur dengan menggunakan analisis rasio keuangan sebagai alat untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan serta mendukung proses pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT. ABM Investama Tbk selama periode tahun 2022–2024 dengan menggunakan analisis rasio keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan PT. ABM Investama Tbk yang disajikan dalam mata uang Dolar AS. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas, yaitu Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio solvabilitas perusahaan masih berada di atas standar industri. Debt to Asset Ratio pada tahun 2022, 2023, dan 2024 masing-masing sebesar 68,86%, 64,80%, dan 59,58%. Sedangkan Debt to Equity Ratio pada tahun 2022, 2023, dan 2024 sebesar 221%, 184%, dan 147%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan perusahaan terhadap hutang masih tinggi, meskipun mengalami penurunan setiap tahunnya. Dari sisi profitabilitas, Return on Assets pada tahun 2022, 2023, dan 2024 masing-masing sebesar 19,96%, 14,17%, dan 5,15%, yang menunjukkan adanya penurunan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki. Sementara itu, Return on Equity pada tahun 2022, 2023, dan 2024 sebesar 64,09%, 40,27%, dan 12,73%. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja perusahaan sangat baik pada tahun 2022, baik pada tahun 2023, dan menurun menjadi kurang baik pada tahun 2024. Secara keseluruhan, kinerja keuangan PT. ABM Investama Tbk selama periode 2022–2024 masih tergolong kurang baik jika dibandingkan dengan standar industri, meskipun terdapat tren perbaikan pada struktur modal perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan aset serta mengoptimalkan pengelolaan hutang agar kinerja keuangan menjadi lebih baik di masa mendatang.